Senin, 09 Maret 2009

Lion Air Tergelincir di BSH


Pesawat Lion Air Tergelincir di BSH

TANGERANG – Kecelakaan transportasi udara kembali terjadi di Indonesia. Kali ini kecelakaan menimpa sebuah pesawat jenis Boeing MD 90 milik maskapai Lion Air dengan nomor registrasi PK LIL tergelincir di runway atau landasan pacu terminal I titik 25 kiri Bandara Soekarno-Hatta (BSH) Tangerang, Senin (9/3) sore.
Beruntung tidak ada korban yang terjadi dalam insiden kali ini. 166 orang penumpang berikut 6 awak pesawat tujuan Makasar-Jakarta tersebut selamat. Hanya beberapa penumpang saja yang mengalami shock. Akibat tergelincirnya pesawat Lion Air tersebut, landasan pacu terminal I ditutup sementara hingga pesawat berhasil dievakuasi. Hingga kini belum diketahui penyebab utama tergelincirnya pesawat.
Informasi yang berhasil dihimpun, tergelincirnya pesawat dengan nomor penerbangan JT 793 terjadi sekitar pukul 15.55 WIB. Pesawat keluaran tahun 1998 tersebut tergelincir ketika sedang landing atau mendarat di landasan pacu selatan. Diduga, tergelincirnya pesawat akibat cuaca yang buruk, sebab saat insiden tersebut BSH sedang diguyur hujan lebat.
Salah seorang penumpang Mala Hayati (29) mengatakan, sebelum mendarat pesawat sempat miring. Bahkan, kecepatan pesawat yang di piloti kapten Haryanto Rasmani tersebut terasa melebihi kecepatan standar ketika akan mendarat.
"Badan pesawat mula-mula miring ke kiri. Lalu miring ke kanan. Ketika itu, saya duduk pas dijendela jadi saat melihat keluar, pesawat sangat cepat," ujarnya.
Dilanjutkan Mala, ketika badan pesawat menyentuh landasan, tiba-tiba pesawat langsung nyusruk dan menghantam landasan sebelum tergelincir beberapa ratus meter. Sayap pesawat sebelah kanan merupakan bagian yang paling keras menghantam landasan. Bagian ini juga yang menopang pesawat saat tergelincir.
"Dari bagian belakang sempat mucul kepulan asap. Ketika tergelincir seluruh penumpang langsung panik dan berteriak histeris. Beberapa penumpang juga menyebutkan nama Allah dengan keras. Namun, tidak ada penumpang yang terluka. Setelah aman, penumpang langsung keluar melalui pintu darurat," jelasnya.
Diakui Mala, ketika akan mendarat kondisi cuaca memang sedang jelek. Hujan sangat deras. Namun, sebelum mendarat pilot tidak mengumumkan akan dilakukan pendaratan darurat. Tapi, ada beberapa penumpang yang mengaku sempat mendengar pengumuman tersebut.
"Ketika pesawat tergelincir, 8 mobil pemadam kebakaran langsung mendatangi pesawat. Para penumpang yang sudah turun langsung diangkut menggunakan 4 buah bus Damri. Penumpang ditempatkan diruang tunggu terminal," ungkapnya.
Sementara itu, Manager Humas Lion Air Edward Sirait mengatakan, tidak ada kerusakan mesin yang menyebabkan tergelincirnya pesawat. Ketika pesawat akan mendarat tiba-tiba dari sebelah kiri pesawat ada angin kencang yang membuat pesawat tergelincir.
"Laporan sementara dari pilot, ketika menyentuh lansasan pacu, ada angin dari kiri yang cukup signifikan. Berdasarkan data yang ada, penyebabnya adalah cuaca buruk. Penumpang tidak ada yang cidera. Semuanya sudah dievakuasi dan dipersilakan untuk pulang maupun melanjutkan perjalanan," katanya kepada sejumlah wartawan.
Dijelaskan Edward, pesawat berangkat dari Ujung Pandang (Makasar-red) sekitar pukul 14.35 WIT atau pukul 13.35 WIB. Pesawat mendarat sekitar pukul 15.30 WIB. Ketika berangkat dari Makasar, tidak ada catatam khusus pada pesawat atau pesawat laik untuk terbang. Penumpang baru dievakuasi sekitar pukul 15.50 WIB.
"Hingga kini pesawat masih ada di landasan. Pesawat tersebut tergelincir sekitar 100-200 meter. Roda pesawat terbenang di dalam lumput. Tidak ada laporan kerusakan apapun," kata Edward didampingi Chif Safety Officer Lion Air Kapten Aviori.
Menurut Edward, pendaratan yang dilakuka pilot bukan kategori pendaratan darurat. Sebab, tidk ada kerusakan mesin pesawat atau gangguan apapun. Pilot juga tidak mengumumkan adanya pendaratan darurat.
Edward mengaku, hingga kini belum mengetahui penyebab utama tergelincirnya pesawat. Sebab, pesawat sudah diberikan garis kuning. Setiap orang tidak boleh memasuki ke dalam pesawat sebelum ada pihak berwenang dalam hal ini Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Dengan tergelincirnya pesawat, pasti terjadi penundaan keberangkatan dan pendaratan sejumlah pesawat. Dari Lion Air saja ada 15 penerbangan yang dipastikan akan tertunda," katanya.
Dihubungi terpisah, bagian Officer in Charge (OIC) BSH mengatakan, lansasan pacu sebelah selatan ditutup untuk sementara. Proses evakuasi pesawat masih menunggu peralatan. Hanya satu lansasan sebelah utara saja yang digunakan.
"Jumlah penumpang dan penerbangan yang akan delay (penundaan-red) belum diketahui. Saat ini KNKT masih melakukan pertemuan dengan administrator bandara (Adban). Kemungkinan proses evakuasi akan dilakukan pukul 00.00 WIB. Diperkirakan hal tersebut dapat dilakukan lebih awal jika peralatn sudah datang," ujar Ruyana petugas OIC. (mg-dedi)

1 komentar:

pak muliadi mengatakan...

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.